Dieny & Yusuf

Berhaji, Tapi Tindak Korupsi Tetap Jalan

Posted on: March 5, 2007

Banyak pejabat pemerintah di Jawa Barat beribadah haji berkali-kali, tapi berkali-kali pula melakukan tindakan korupsi. Mereka adalah bagian dari orang-orang munafik dan penipu masyarakat.

”Sungguh memprihatinkan karena kesalehan dirinya saja tidak terwujud apalagi kesalehan sosial yang kita cita-citakan bersama. Pejabat macam ini, tidak cocok di Jabar,” kata Wagub Jabar, H. Nu’man A. Hakim saat pembukaan Training dan Rapat Kerja Gerakan Pemuda Islam (GPI) Jabar di gedung LEC Pamoyanan, Cicalengka, Kab. Bandung, Minggu (4/3).

Menurut Nu’man, visi dan misi Jabar baru akan tercapai apabila pejabat pemerintahan dan warga Jabar bersama-sama mewujudkan tatanan kehidupan yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Kesalehan yang terwujud bukan hanya untuk diri pribadinya atau keluarga, tetapi juga bagi masyarakat.

”Kesalehan sosial itu ukurannya jelas, yakni sejauh mana warga Jabar beriman dan bertakwa. Sedangkan konteks Provinsi Jabar sebagai provinsi termaju, ukurannya juga jelas , yaitu seberapa tinggi kualitas hidupnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakatnya,” tutur Nu’man.

Dia berharap, ada keberanian masyarakat untuk melaporkan para pejabat pemerintahan yang ”makan uang rakyat”. Salah satu contoh, pemerintah pusat dan Pemprov Jabar telah menetapkan di Jabar tidak boleh ada lagi sarana pendidikan yang terbengkalai atau rusak. Apabila ada anggota masyarakat mengetahui ada bangunan sekolah yang rusak atau tidak terurus, segera laporkan kepada pejabat terkait.

”Jika sudah dilaporkan belum ada tindakan nyata, laporkan kepada saya langsung. Saya tidak mau menjelang akhir jabatan pada 2008 ini, masih ada sekolah yang rusak. Selain itu, para gurunya juga harus sejahtera,” tutur Nu’man.

Selain persoalan pendidikan, di bidang kesehatan pun diharapkan tidak ada lagi persoalan yang berkaitan dengan terabaikannya hak-hak masyarakat. Menurut Nu’man pemerintah pusat dan daerah sudah memberi anggaran dana untuk bantuan kepada masyarakat miskin untuk pelayanan kesehatan. (A-44)***

Pak Wakil Gubernur, ini bukan hanya basa-basi kan? Masa Pak ga tahu?

Sumber: Pikiran Rakyat, Senin, 5 Maret 2007.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

March 2007
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
%d bloggers like this: