Dieny & Yusuf

Kampung Urug

Posted on: March 2, 2007

Lokasi dan Keadaan Alam
Secara administratif, Kampung Urug termasuk ke dalam wilayah Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Dialiri tiga buah sungai, yakni Sungai Ciapus, Sungai Cidurian, dan anak sungai Ciapus. Luas
wilayahnya berbatasan dengan daerah-daerah sekitarnya, yaitu di sebelah utara berbatasan dengan Tajur; sebelah selatan berbatasan dengan Mandaya; sebelah barat berbatasan dengan Pasirmadang; dan di sebelah timur berbatasan dengan Pasirpeuteuy.
Keadaan temperatur I suhu udara di Kampung Urug berkisar antara 24-28 derajat celcius dengan suhu udara pada slang hari rata-rata 28 derajat celcius dan malan hari rata-rata sekitar 24 derajat celcius. Beriklim tropis terdiri atas dua musim, yaitu musim hujan jatuh pada bulan Oktober-Maret dan musim kemarau jatuh pada bulan April-September. Musim penghujan berlangsung selama Iebih kurang enam bulan dengan angka rata-rata curah hujan yang tinggi mengakibatkan tanah pertanian di Kampung Urug dan sekitarnya menjadi subur.
Jarak tempuh Kampung Urug dari Ibukota provinsi Jawa Barat lebih kurang 165 kilometer ke arag barat. Jarak dari Ibukota Kabupaten Bogor Iebih kurang 48 kilometer, dari kota kecamatan Sukajaya lebih kurang 6 kilometer, sedangkan dari kantor Desa Kiarapandak Iebih kurang 1,2 kilometer. Kondisi jalan dari kantor kecamatan Sukajaya ke Kampung Urug berbelok-belok naik turun mengikuti lereng bukit dengan badan jalan yang sempit. Sepanjang jalan dari kantor kecamatan ke kantor kepala desa Kiarapandak sudah beraspal, namun sebagian besar rusak berat. Jalan dari kantor desa ke kampung Urug, beraspal dan kondisinya cukup baik.
Ke lokasi dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Adapun menggunakan angkutan umum dari pertigaan JasingaLeuwiliang Leuwiliang menuju ke Cipatat. Dipertigaan jalan raya Cipatat dan jalan desa bisa menggunakan ojeg sampai ke kampung Urug, atau bisa juga menggunakan mobil Carry dari Jasinga – Leuwiliang sampai ke kampung Urug.
Mobilitas penduduk dari dalam ke luar atau dari luar ke dalam tidak begitu tinggi sehingga eksistensinya tidak mudah kentara dari Iuar. Akan tetapi tidak berarti sikap warga setempat bersifat tertutup kepada para pendatang, hal ini terbukti dari sikap ramah tamah mereka yang spontan kepada para tamu ataupun orang luar yang akan menetap di sana. Sementara itu ada sebagian warga yang merantau ke Bogor atau Jakarta untuk mencari nafkah namun jumlahnya sedikit.
A. Rumah Adat Citalang 1. Lokasi dan Lingkungan
Desa Citalang merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Purwakarta Kabupaten Purwakarta dengan batas-batas wilayah sebagai berikut
– sebelah utara berbatasan dengan Kelurahan Munjuljaya
– sebelah timur berbatasan dengan Desa Selaawi
– sebelah selatan berbatasan dengan Desa Warungkadu, dan – sebelah barat berbatasan dengan Kelurahan Tegalmunjul.
Secara administratif, pemerintahan Desa Citalang terdiri atas 23 RT (rukun tetangga), 5 RW (rukun warga), dan 5 dusun. Ke-5 dusun berdasarkan RW-nya adalah RW 01 Citalang, RW 02 Karangsari, RW 03 Wangunjaya, RW 04 Mekarsari, dan RW 05 Citalang Indah.
Letak astronomisnya adalah antara 107° 30′ – 107° 40′ Bujur Barat dan 6° 25′- 6° 45′ Lintang Selatan. Adapun jarak orbitrasi Desa Citalang terhadap pusat pemerintahan dan lokasi fasilitas umum relatif dekat, yakni .: – Jarak dengan kecamatan Purwakarta hanya ± 3 km, – Jarak dengan ibu kota Kabupaten Purwakarta sekitar 3,5 kilometer, – Jarak dengan ibu kota propinsi sekitar 78 kilometer; serta – Jarak dengan ibu kota negara sekitar 114 kilometer.
Secara geografis, Desa Citalang berada pada ketinggian 100 – 150 meter di atas permukaan air laut. Ketinggian lokasi ini menyebabkan Desa Citalang dikiasifikasikan sebagai wilayah dataran rendah dengan kandungan tanah sangat cocok untuk persawahan. Tidak mengherankan jika Desa Citalang termasuk salah satu desa penghasil beras di Kabupaten Purwakarta.
Kurang lebih 80 % daerah ini berjenis tanah latosol, sisanya terdiri atas aluvial, regosol, andosol, dan grumosol. Rata-rata curah hujan di Desa Citalang berkisar antara 2000 – 2500 mm per tahun dengan jumlah curah hujan terbanyak 116 hari. Suhu udara rata-rata setiap harinya berkisar antara
22° – 25° Celcius.
Desa Citalang memiliki luas wilayah 347,639 hektar. Sebagian besar dari luas wilayah digunakan untuk sawah dan ladang yaitu seluas 247,384 hektar Selebihnya dimanfaatkan untuk pemukiman/perumahan, empang, jalan, industri, dan pekuburan.

Sumber: Kampung Adat dan Rumah Adat di Jawa Barat

Disbudpar Jabar 2002

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

March 2007
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: